Air Terjun Girimanik dan Tersembunyi
Wisata Alam · Hidden Gem

3 Air Terjun Wonogiri yang Masih Sunyi

Bukan sekadar Girimanik, masuk ke dalam lembah hijau ada jeram-jeram alami dengan ketenangan mutlak.

Logo Reynur RM

Oleh Reynur RM

Diperbarui 31 Agustus 2026 · 5 menit baca

Bagi sebagian besar pelancong, pesona air di Wonogiri kerap kali diidentikkan dengan luasnya bendungan Gajah Mungkur. Padahal, jauh masuk ke dalam ceruk-ceruk lembah hijau dan kaki pegunungan, mengalir jeram-jeram alami yang masih menyimpan ketenangan mutlak dari riuhnya dunia luar.

Kompleks wisata Girimanik di Slogohimo memang menjadi ikon wisata air terjun utama di Wonogiri. Namun, untuk Anda yang mendambakan petualangan sejati dengan rute petualangan alami (off-the-beaten-path), tiga air terjun yang tercatat dalam data pariwisata daerah ini wajib masuk ke dalam daftar jelajah Anda:

1. Air Terjun Seloresi (Slogohimo)

Lokasi Riil

Desa Setren, Kecamatan Slogohimo (Berjarak ±40 km dari pusat Kota Wonogiri).

Masih berada di satu kawasan desa yang sama dengan Girimanik, Air Terjun Seloresi adalah alternatif bagi pencari ketenangan sejati. Akses masuknya melalui gang di dekat SDN 2 Setren. Keunikan tempat ini adalah letaknya yang tersembunyi di balik lembah hijau dengan rute jalan kaki (trekking) yang relatif mudah dan tidak terlalu jauh dari area parkir rumah warga. Aliran airnya sangat jernih mengalir di antara dinding tebing batu alami yang teduh.

2. Air Terjun Jurug Kemukus (Karangtengah)

Lokasi Riil

Dusun Ngijo, Desa Purwoharjo, Kecamatan Karangtengah.

Berdasarkan catatan Visit Jawa Tengah, tempat ini merupakan salah satu air terjun dengan tingkat keasrian paling alami karena ekosistem sekitarnya yang sangat dijaga oleh warga setempat. Jurug Kemukus memiliki karakteristik unik berupa tiga tingkatan air terjun. Tingkat paling atas memiliki ketinggian sekitar 30 meter dan diapit oleh tebing batu terjal yang membuat embusan uap air di sekitarnya terasa sangat kencang menyerupai asap atau kabut (kemukus).

3. Air Terjun Melati (Selogiri)

Lokasi Riil

Dusun Melati, Kelurahan Keloran, Kecamatan Selogiri.

Jika kedua air terjun sebelumnya berada di sisi timur, Air Terjun Melati (ATM) terletak di sisi barat dan relatif lebih dekat dari arah perbatasan Kabupaten Sukoharjo. Yang membuat destinasi swadaya ini unik adalah keberadaan sembilan titik curug kecil atau undakan air yang mengalir di sepanjang aliran sungai berbatu. Suasananya sangat teduh di bawah vegetasi pohon rindang pedesaan dan sangat pas untuk melepas penat di akhir pekan.

"Jalur trekkingnya masih berupa setapak tanah dan batu kali. Perjalanan kakinya justru jadi terapi alam tersendiri buat yang jenuh di kota."

Tips Berkunjung & Biaya

Karena statusnya yang belum dikembangkan secara masif oleh pemerintah daerah, mayoritas pengelolaan dan pemeliharaan jalur tracking masih mengandalkan swadaya kelompok sadar wisata (Pokdarwis) tingkat desa.

Informasi Keterangan
Biaya Masuk Hanya parkir swadaya warga, Rp 5.000 (motor) - Rp 10.000 (mobil)
Waktu Terbaik Masa transisi atau musim hujan. Saat kemarau, debit air kecil
Perlengkapan Sepatu trekking sol karet kuat, rute setapak batu sangat licin